Hahaha , rupanya liburan dengan cepat telah berlalu !!! Sekarang telah mulai masuk sekolah . Tetapi kemalasan dalam berlibur belum dapat dihilangkan .
Kesimpulan : Saya masih malas ngeblog
10 Januari 2009
19 Desember 2008
Which Heroes Character Are You?
"font-size: 15px !important; font-weight: 700 !important; color: #000 !important; text-decoration: underline !important">
Which Heroes character are you?
Your Result is: You are Claire Bennet
You can spontaneously regenerate, which is just a fancy way of saying that you heal yourself involuntarily. You don't really like it and your power makes you feel like a freak. You recently tried to contact your real parents, because you want to see if they have powers.

Take Which Heroes character are you?
"font-size: 15px !important; font-weight: 700 !important; color: #000 !important; text-decoration: underline !important">
Similar Quizzes
- Are you a good driver?
- Which Goddess are you?
- What spongebob charcter are you!?
- What job is fit for you?
"font-size: 10px !important; color: #000 !important">"http://www.boredquiz.com/category/character-quizzes/1">
Character Quizzes, "http://www.boredquiz.com/category/educational-quizzes/1">"Arial" size="1" color="#000000" style=
"font-size: 10px !important; color: #000 !important; text-decoration: underline !important">
Educational Quizzes & "http://www.boredquiz.com/category/fun-polls/1">size="1" color="#000000" style=
"font-size: 10px !important; color: #000 !important; text-decoration: underline !important">
Fun Polls by Bored Quiz
14 Desember 2008
Visi Dan Misi Sekolah
Apakah visi dan misi dari sekolah menurut anda-anda sekalian ?
Apakah untuk mendapatkan ilmu ? Untuk mencari pacar ? Untuk mencari teman ? Untuk mendapatkan nilai ?
Saya merasa setiap orang dengan pasti menjawab untuk mendapatkan ilmu , meskipun sebenarnya tidak .
Ya , memang sekolah untuk mendapatkan ilmu . Itu sudah pasti . Jadi , carilah ilmu sedalam-dalamnya . Kalau nilai gimana ? Banyak murid-murid sekarang ini ( apalagi di kelas andalan ) yang sangat mementingkan nilai . Kalau nilai jelek , sudah sedih . Kalau nilai cantik , no-command . Apakah anda tipe seperti itu ? coba direnungkan ! Sekarang kita kembali ke Visi dan Misi sekolah , untuk mendapatkan ilmu kan ?? Tetapi kok murid-murid ini bertujuan mendapatkan nilai ??
Mungkin anda protes bahwa bahwa nilai sebagai pembanding penguasaan ilmu , tetapi saya mengatakan bahwa itu salah besar . Mengapa ? Karena ujian yang sekarang ini sudah menyimpang . Mengapa menyimpang ? Ujian yang sekarang dibuat bukan untuk menguji . Seharusnya dibuat mendadak ( mungkin banyak yang akan protes ) , tetapi ujian mendadak adalah ujian yang paling adil . Sungguh sangat tidak mungkin untuk mempelajari ( seharusnya kata yang tepat adalah menghafal ) semua pelajaran yang ada besok . Jadi , penguasaan terhadap materi yang diujikan adalah universal . Maksudnya harus memahami tentang materi tersebut . Misalnya , kalau ujian fisika , bukan F = m . a , tetapi mengapa Newton bisa merumuskan F = m . a . Jadi ujiannya bukan menguji kemampuan menghafal rumus , melainkan pemahaman terhadap rumus ( dalam kasus ini ) . Dengan melakukan ujian secara mendadak , maka akan tersaring dengan benar mana yang mampu menalar / memahami , dan mana yang hanya mampu menghafal .
Saya rasa hanya itu yang bisa saya sampaikan , dan berberapa hari / minggu lagi ( karena besok sudah mulai ujian Semester Ganjil ) saya akan menulis tentang hakikat anak orang berkecukupan/kaya . Silahkan memberi komentar !
Apakah untuk mendapatkan ilmu ? Untuk mencari pacar ? Untuk mencari teman ? Untuk mendapatkan nilai ?
Saya merasa setiap orang dengan pasti menjawab untuk mendapatkan ilmu , meskipun sebenarnya tidak .
Ya , memang sekolah untuk mendapatkan ilmu . Itu sudah pasti . Jadi , carilah ilmu sedalam-dalamnya . Kalau nilai gimana ? Banyak murid-murid sekarang ini ( apalagi di kelas andalan ) yang sangat mementingkan nilai . Kalau nilai jelek , sudah sedih . Kalau nilai cantik , no-command . Apakah anda tipe seperti itu ? coba direnungkan ! Sekarang kita kembali ke Visi dan Misi sekolah , untuk mendapatkan ilmu kan ?? Tetapi kok murid-murid ini bertujuan mendapatkan nilai ??
Mungkin anda protes bahwa bahwa nilai sebagai pembanding penguasaan ilmu , tetapi saya mengatakan bahwa itu salah besar . Mengapa ? Karena ujian yang sekarang ini sudah menyimpang . Mengapa menyimpang ? Ujian yang sekarang dibuat bukan untuk menguji . Seharusnya dibuat mendadak ( mungkin banyak yang akan protes ) , tetapi ujian mendadak adalah ujian yang paling adil . Sungguh sangat tidak mungkin untuk mempelajari ( seharusnya kata yang tepat adalah menghafal ) semua pelajaran yang ada besok . Jadi , penguasaan terhadap materi yang diujikan adalah universal . Maksudnya harus memahami tentang materi tersebut . Misalnya , kalau ujian fisika , bukan F = m . a , tetapi mengapa Newton bisa merumuskan F = m . a . Jadi ujiannya bukan menguji kemampuan menghafal rumus , melainkan pemahaman terhadap rumus ( dalam kasus ini ) . Dengan melakukan ujian secara mendadak , maka akan tersaring dengan benar mana yang mampu menalar / memahami , dan mana yang hanya mampu menghafal .
Saya rasa hanya itu yang bisa saya sampaikan , dan berberapa hari / minggu lagi ( karena besok sudah mulai ujian Semester Ganjil ) saya akan menulis tentang hakikat anak orang berkecukupan/kaya . Silahkan memberi komentar !
Sakit !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Maafkan saya , saya telah menginkari janji saya . Berberapa hari yang lalu , saya tidak bisa menulis karena sakit . Sakit apa ?? Sangat komplimen : ngantuk , demam , batuk , pilek , sakit perut , sakit tenggorokan , salah urat , oyong , dll . Saya sempat berpikir saya sudah terkena AIDS , tetapi , untunglah sekarang tidak apa-apa . Penyakit ini mungkin disebabkan oleh kurang tidur , jadi berhati-hatilah yang bermain internet sampai larut ( seperti saya ! ) .
Tetapi sekarang , janji tetap janji . Hari ini , saya akan menulis satu kolom yang berupa lanjutan dari penyimpangan yang berupa Misi dan Visi Sekolah .
Silahkan membaca !
Tetapi sekarang , janji tetap janji . Hari ini , saya akan menulis satu kolom yang berupa lanjutan dari penyimpangan yang berupa Misi dan Visi Sekolah .
Silahkan membaca !
03 Desember 2008
Apalah arti belajar ?
Mungkin ketika anda masih seorang murid ( ataupun anda murid sekarang ) , kepikiran ingin belajar terus . Apakah anda pagi sekolah , siang sekolah , sore les , malam les , habis itu tidur lagi , besok mulai lagi . Jadwalnya padat , tidak ada istirahat walau setengah jam pun . Apakah anda orang seperti begitu ??
Kisah zaman doeloe yang diambil dari berberapa narasumber :
Mungkin untuk orang-orang yang sudah dewasa sekarang tidak , karena anda dulu bebas kan ?? Ayah saya pun begitu . Habis sekolah pulang rumah , kerja ( pada waktu itu kami miskin ) , dan tidur . Kadang-kadang main tembak-tembakkan ( pada saat itu memakai buah ceri bewarna hijau ) , atau apalah . Senapannya buat sendiri , kena tembak , ya ... paling-paling memar berberapa hari . Terus berenang di sungai , dll . Bukan hanya itu saja , banyak sekali , kata guru saya , dia pernah bermain menebang pohon pisang untuk dijadikan sampan di sungai , pokoknya enak ya , zaman doeloe ! Tetapi , katanya orangtua pada zaman tersebut tidak membela anaknya , dimarahi atau dirotan guru , tidak berani melapor orang tuanya , kalau melapor , orang tuanya bakalah lebih marah lagi pada anaknya . Begitulah orang zaman doeloe respek kepada guru , dan orang tuanya . Bukan hanya itu , pulang sekolah pun dengan bersepeda ataupun jalan kaki karena sangat jarang adanya mobil pada saat itu . Mungkin sekarang masih terjadi seperti begitu , tetapi pada berberapa orang ( terutama di sekolah TK/SD/SMP/SMA Sutomo I Medan ) telah menyimpang dari apa adanya . Saya tidak begitu tahu dengan jelas untuk keadaan di sekolah-sekolah lain . Mungkin ada yang mau bercerita tentang keadaan yang lain , silahkan bercerita tentang pengalaman anda di kolom komentar .
( Keadaan di TK/SD/SMP/SMA Sutomo I Medan )
Sekarang , zaman telah berubah . Murid-murid tidak bebas lagi . Seperti beginilah aktivitas rutin seseorang : bangun , saparan , sekolah , makan siang , les I , les II , les III , les IV , pulang makan , tidur . Apakah tidak bosan ? Bukan hanya itu saja , tetapi banyak sekali hal yang menyimpang . Kalau dibuat ekspodidi , bisa 1m panjangnya . Gak percaya ?? Simaklah eksposisi saya selanjutnya ini , print , lalu hitung ada berapa meter ya !
Dari mana mulainya ya ??
Wah , bingung nih !!!
Pikirin dulu ya !
Bersambung ....
NB : Dalam waktu satu minggu , pasti sudah ada !
Kisah zaman doeloe yang diambil dari berberapa narasumber :
Mungkin untuk orang-orang yang sudah dewasa sekarang tidak , karena anda dulu bebas kan ?? Ayah saya pun begitu . Habis sekolah pulang rumah , kerja ( pada waktu itu kami miskin ) , dan tidur . Kadang-kadang main tembak-tembakkan ( pada saat itu memakai buah ceri bewarna hijau ) , atau apalah . Senapannya buat sendiri , kena tembak , ya ... paling-paling memar berberapa hari . Terus berenang di sungai , dll . Bukan hanya itu saja , banyak sekali , kata guru saya , dia pernah bermain menebang pohon pisang untuk dijadikan sampan di sungai , pokoknya enak ya , zaman doeloe ! Tetapi , katanya orangtua pada zaman tersebut tidak membela anaknya , dimarahi atau dirotan guru , tidak berani melapor orang tuanya , kalau melapor , orang tuanya bakalah lebih marah lagi pada anaknya . Begitulah orang zaman doeloe respek kepada guru , dan orang tuanya . Bukan hanya itu , pulang sekolah pun dengan bersepeda ataupun jalan kaki karena sangat jarang adanya mobil pada saat itu . Mungkin sekarang masih terjadi seperti begitu , tetapi pada berberapa orang ( terutama di sekolah TK/SD/SMP/SMA Sutomo I Medan ) telah menyimpang dari apa adanya . Saya tidak begitu tahu dengan jelas untuk keadaan di sekolah-sekolah lain . Mungkin ada yang mau bercerita tentang keadaan yang lain , silahkan bercerita tentang pengalaman anda di kolom komentar .
( Keadaan di TK/SD/SMP/SMA Sutomo I Medan )
Sekarang , zaman telah berubah . Murid-murid tidak bebas lagi . Seperti beginilah aktivitas rutin seseorang : bangun , saparan , sekolah , makan siang , les I , les II , les III , les IV , pulang makan , tidur . Apakah tidak bosan ? Bukan hanya itu saja , tetapi banyak sekali hal yang menyimpang . Kalau dibuat ekspodidi , bisa 1m panjangnya . Gak percaya ?? Simaklah eksposisi saya selanjutnya ini , print , lalu hitung ada berapa meter ya !
Dari mana mulainya ya ??
Wah , bingung nih !!!
Pikirin dulu ya !
Bersambung ....
NB : Dalam waktu satu minggu , pasti sudah ada !
Petualangan akan dimulai
Selama ini , saya SANGAT malas untuk ngeblog karena ya... malas saja . Gak tahu mengapa lho !! Aneh kan ??
Tetapi , sekarang saya sudah energetik untuk menulis blog karena ................................ maaf , saya gak tahu bagaimana mengungkapkannya , maaf ya .
Akhirnya , konklusinya adalah : PETUALANGAN BLOG INI DIMULAI !!!
Tetapi , sekarang saya sudah energetik untuk menulis blog karena ................................ maaf , saya gak tahu bagaimana mengungkapkannya , maaf ya .
Akhirnya , konklusinya adalah : PETUALANGAN BLOG INI DIMULAI !!!
13 November 2008
Blog pencari uang di internet
Saya telah membuat blog baru . Blog ini berisi cara-cara mendapatkan uang dari internet . Silahkan dibuka !!!
12 November 2008
Reformasi
Blog saya telah direformasi dan diubah fungsinya . Sekarang , blog saya berfungsi sebagai blog dimana saya mencurahkan segala pemikiran saya tentang pemikiran saya dan pemikiran banyak orang . Dan , blog ini kubuat dengan nama pembimbing kecerahan dan kenakalan , maksudnya saya menilai saya sendiri yang kreatif dan akan berbagi pemikiran saya yang kreatif ini bagi orang lain . NB : Orang kreatif adalah orang yang berpikir prospektif ( masa depan ) dan juga nakal ( bagi sebagian orang ) . Kalau saya termasuk ke dalam yang nakal tersebut .
Motto blog ini :
Juara di kelas belum tentu pandai
Pandai belum tentu juara di kelas
Mengapa saya berkata seperti begitu ?
Karena zaman telah berubah , dan faktor penyebab juara adalah keberuntungan dan ketelitian . Pendidikan telah dibuat monoton , dan lainnya . Khusus untuk ini akan dibahas pada pembahasan selanjutnya .
Bacalah dan selami pemikiran saya !
Motto blog ini :
Juara di kelas belum tentu pandai
Pandai belum tentu juara di kelas
Mengapa saya berkata seperti begitu ?
Karena zaman telah berubah , dan faktor penyebab juara adalah keberuntungan dan ketelitian . Pendidikan telah dibuat monoton , dan lainnya . Khusus untuk ini akan dibahas pada pembahasan selanjutnya .
Bacalah dan selami pemikiran saya !
Langgan:
Entri (Atom)